Namun ada yang berbeda pada malam ini. Aku harus menumbus malam ini sendirian tanpa dirimu disisiku. Yah namun aku sadar semua ini terjadi karena diriku sendiri. aku tak bisa menyalahkanmu karena akulah yang mengambil keputusan ini. Tapi jujur hatiku masih ingin terus bersamamu. Tak pernah terbesit sedikitpun untuk pisah denganmu. Namun, apa boleh buat kalau inilah jalan terbaik untuk menyuburkan rasa cinta kita yang telah tertanam sejak sembilan bulan yang lalu. Aku akan coba bertahan dengan keadaan ini. akan aku lawan semua yang mencoba menghalangi jalan kita. Aku tahu mereka hanya iri dengan romantisme yang kita jalani.
Wednesday, 20 June 2007
menunggu untuk pulang
Jam dinding yang berdiri tepat didepan tempatku duduk telah menunjukan pukul sebelas lewat lima menit. Badanku menggigil tak kuat menahan dingin yang menembus hingga pori-pori tubuh ini. Keadaan ini mengingatkan aku akan kejadian malam itu. Malam ketika aku menunggu pagi bersamamu.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment